Beranda / Berita / Dari Modal hingga Digitalisasi, BRI Tulungagung Dorong UMKM Naik Kelas

Dari Modal hingga Digitalisasi, BRI Tulungagung Dorong UMKM Naik Kelas

TULUNGAGUNG – Akses modal masih menjadi salah satu kebutuhan penting bagi pelaku UMKM untuk memperbesar skala usaha. Di Tulungagung, BRI Branch Office Tulungagung mencatat penyaluran KUR sebesar Rp741 miliar hingga Juli 2026 kepada lebih dari 15 ribu nasabah.

Penyaluran tersebut tidak tersebar secara acak. Lebih dari separuh pembiayaan terserap sektor pertanian dan perdagangan, dua bidang yang dinilai memiliki aktivitas ekonomi produktif di masyarakat.

Pgs Branch Office Head BRI Tulungagung Agus Mirwan mengatakan, fokus tersebut menjadi bagian dari strategi agar pembiayaan KUR dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian daerah.

“Dengan strategi yang terfokus pada sektor produktif, BRI Tulungagung optimis dapat terus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat dan menjawab tantangan pembangunan inklusif di tingkat lokal,” ujarnya.

Agus mengatakan, pelaku usaha yang memperoleh pembiayaan juga membutuhkan penguatan kapasitas. Karena itu, BRI tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi memberikan pendampingan dan edukasi finansial.

Pendekatan tersebut diarahkan agar UMKM mampu mengelola modal secara sehat dan menjaga keberlangsungan usahanya.

“Upaya ini dilakukan agar pelaku usaha tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga mampu mengelola usaha secara lebih baik dan berkelanjutan,” jelas Agus.

Pada saat yang sama, perkembangan perdagangan digital membuat pelaku UMKM perlu menyesuaikan cara memasarkan produknya. BRI mendorong debitur memanfaatkan berbagai platform penjualan online sebagai sarana memperluas jangkauan pasar.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha saja tapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya,” tegasnya.

Agus menambahkan, edukasi digital akan terus diperkuat agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi mampu meningkatkan kapasitas dan naik kelas.

Dengan kombinasi akses pembiayaan, pendampingan, edukasi finansial dan digitalisasi, KUR diarahkan menjadi instrumen yang tidak sekadar menambah modal usaha, tetapi juga memperkuat kemampuan UMKM menghadapi persaingan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *